Diskannak Garut tingkatkan kapasitas pengolahan produk perikanan - ANTARA News Jawa Barat
Garut (ANTARA) - Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Garut, Jawa Barat mendorong peningkatan kapasitas dan kompetensi pengolahan produk makanan berbasis hasil perikanan kepada kelompok usaha pangan agar memiliki nilai tambah dan berdaya saing di pasaran.
"Penguatan keterampilan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi tumbuhnya usaha pengolahan yang lebih produktif dan berkelanjutan," kata Kepala Diskannak Kabupaten Garut, Dyah Savitri di Garut, Senin.
Ia menuturkan, Diskannak Garut melalui program pengembangan Pesona Perikanan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk makanan berbasis hasil perikanan.
Kelompok usaha pangan di Garut itu, kata dia, mendapatkan pengetahuan yang diperoleh melalui pelatihan yang nantinya bisa dipraktikkan secara tepat, pendampingan, penguatan kelembagaan, dan pengembangan mutu sampai ke pemasaran produk.
"Dengan demikian, potensi perikanan lokal tidak hanya menghasilkan bahan pangan, tetapi juga membuka peluang usaha, memperluas kesempatan kerja, dan mendukung peningkatan pendapatan keluarga," katanya.
Ia menyampaikan, kegiatan pengolahan makanan tersebut salah satunya meliputi pelatihan metode pengawetan pangan dengan cara memasukkan makanan ke dalam kemasan kedap udara (canning/retort).
Selama ini Diskannak Garut, kata dia, sudah memberikan pelatihan berbasis hasil perikanan di Balai Benih Ikan (BBI) Bayongbong yang diikuti 30 orang dari kelompok wanita pengolah produk perikanan asal Kecamatan Karangpawitan, Pakenjeng, Cisurupan, Pasirwangi, dan Sukawening.
"Pengenalan metode canning/retort juga membuka wawasan mengenai pilihan teknologi pengolahan yang dapat dikembangkan lebih lanjut sesuai kebutuhan, kesiapan sarana, serta pemenuhan standar keamanan pangan yang berlaku," katanya.
Ia menambahkan, Kabupaten Garut saat ini tidak hanya memiliki potensi perikanan dari hasil budidaya dan penangkapan, tetapi juga masyarakatnya memiliki kemampuan mengolah untuk menjadi produk bernilai tambah, daya simpan, dan peluang pasar yang lebih luas.
Potensi itu, lanjut dia, tentunya harus terus mendapatkan dukungan secara sinergi antara pemerintah, kelompok pengolah, instruktur, dan pemangku kepentingan lainnya agar nilai tambah hasil perikanan dapat dirasakan lebih luas dan memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
Pewarta: Feri Purnama
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.