Sumedang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Jawa Barat, memperkuat perlindungan ekonomi pekerja informal melalui Program Perisai Desa dengan menempatkan dua agen di setiap desa untuk memperluas akses kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Sumedang, Senin, mengatakan program yang diluncurkan bersama BPJS Ketenagakerjaan bertujuan memudahkan pekerja mandiri memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Agen ini bertugas menginformasikan, memberikan pendampingan, serta memberikan pelayanan yang lebih mudah bagi desa masyarakat yang ingin mendaftar dan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Program tersebut menyasar pekerja bukan penerima upah, seperti kelompok tani, peternak, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pekerja informal lainnya yang mengandalkan pendapatan dari aktivitas kerja sehari-hari.

Melalui program tersebut, pekerja dapat mengikuti perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dengan iuran Rp16.800 per bulan. 

Adapun iuran Rp36.800 per bulan mencakup tambahan perlindungan Jaminan Hari Tua (JHT).

“Saya berharap masyarakat yang bukan penerima upah—seperti kelompok tani, peternak, pelaku UMKM, dan pekerja informal lainnya—dapat mendaftarkan diri melalui agen Perisai Desa. Dengan begitu, taraf hidup dan masa depan keluarga dapat lebih terjamin melalui asuransi dari pemerintah ini,” tuturnya.

Dony mengatakan perlindungan jaminan sosial dibutuhkan untuk menjaga ketahanan ekonomi keluarga ketika pencari nafkah mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia, sehingga risiko kehilangan pendapatan tidak sepenuhnya ditanggung keluarga.

Peserta yang memenuhi ketentuan program Jaminan Kematian dapat memperoleh santunan sebesar Rp42 juta. 

Program tersebut juga menyediakan manfaat beasiswa pendidikan bagi anak peserta sesuai persyaratan yang berlaku.

“Jangan sampai ketika tulang punggung keluarga meninggal dunia, kehidupan keluarga, masa depan, dan mimpi anak-anaknya ikut terhenti," tambahnya 

Dirinya berharap harapan dan cita-cita keluarga tersebut harus tetap berjalan, dan hadirnya bantuan tersebut menjadi solusi untuk menjaga masa depan mereka.

Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.