Gubernur Kalteng kawal langsung pendistribusian air bersih kepada warga
Gubernur Kalteng kawal langsung pendistribusian air bersih kepada warga
Rabu, 9 September 2026 13:41 WIB
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran memimpin langsung penyaluran air bersih kepada warga di Sei Gohong Kota Palangka Raya, Selasa (8/9/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Palangka Raya (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran mengawal langsung pendistribusian air bersih kepada warga yang membutuhkan, yakni di Sei Gohong Kota Palangka Raya, kemarin (8/9).
Gubernur mengatakan pemerintah provinsi tak hanya berfokus pada penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau, tetapi juga menangani berbagai dampak yang dirasakan masyarakat, termasuk keterbatasan air bersih.
"Kami juga membantu pemenuhan ketersediaan air bersih bagi masyarakat terdampak," katanya.
Dalam penyaluran air bersih di Sei Gohong, tampak kehadiran gubernur disambut antusias masyarakat. Selain membantu mengisi air bersih ke masing-masing tempat yang disediakan, gubernur juga tampak berbincang dengan masyarakat.
Pemprov Kalteng terus hadir membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih akibat kondisi kemarau yang terjadi di sejumlah wilayah.
Selain pemenuhan kebutuhan air bersih, Pemprov Kalteng juga terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan menghadapi karhutla.
Dukungan pemerintah pusat juga berdatangan setelah kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Kalteng pada 22 Agustus 2026. Dukungan tersebut, antara lain berupa 500 pompa air, berbagai peralatan pendukung serta 1.000 flexible water tank yang dikirim menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara.
Adapun sebanyak 1.000 flexible water tank tersebut terdiri atas 500 tangki berkapasitas 1.000 liter dan 500 tangki berkapasitas 2.000 liter.
Baca juga: Pembangunan sumur bor di Marang perkuat penanganan karhutla
Sebelumnya, sejak awal Juli 2026, sebanyak 149 kendaraan pemadam dan 100 truk tangki air juga telah didistribusikan ke sejumlah wilayah yang rawan terjadi karhutla.
Tangki-tangki tersebut ditempatkan di sejumlah titik rawan karhutla untuk mendekatkan sumber air, sehingga tim satuan tugas (Satgas) dapat bergerak lebih cepat ketika terjadi kebakaran.
Gubernur menegaskan penanganan karhutla tidak hanya berorientasi pada pemadaman api, tetapi juga harus diiringi dengan upaya pencegahan dan peningkatan kesiapsiagaan seluruh pihak.
Baca juga: Pemprov Kalteng pastikan penanganan karhutla dipacu, distribusi air bersih terus berjalan
Baca juga: Polda Kalteng tetapkan 25 orang tersangka, satu korporasi naik penyidikan
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.