Lapas Perempuan Palembang lelang BMN rusak berat secara daring
Lapas Perempuan Palembang lelang BMN rusak berat secara daring
Rabu, 9 September 2026 13:40 WIB
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang, Sumatera Selatan, membuka lelang barang milik negara (BMN) berupa peralatan dan mesin dalam kondisi rusak berat di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palembang, Selasa (8/9/2026). ANTARA/HO/LPP Palembang
Palembang (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang, Sumatera Selatan, menggelar lelang Barang Milik Negara (BMN) berupa peralatan dan mesin berstatus rusak berat melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palembang, Selasa (8/9/2026).
Kepala Subbagian Tata Usaha Lapas Perempuan Palembang Rosliani Pulungan mengatakan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk menertibkan administrasi serta mewujudkan tata kelola aset negara yang transparan dan akuntabel.
Ia menyatakan bahwa lelang ini merupakan bagian dari mekanisme penghapusan BMN yang sudah tidak layak guna agar sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“BMN yang sudah dalam kondisi rusak berat perlu ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme. Ini komitmen kami dalam mewujudkan pengelolaan aset negara yang tertib dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Proses lelang dilaksanakan secara daring melalui Aplikasi Lelang dengan mekanisme penawaran terbuka (open bidding).
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Urusan Umum Lapas Perempuan Palembang Rian Mediyanto menambahkan bahwa penghapusan aset yang tidak terpakai ini sangat penting untuk menjaga kesesuaian antara pencatatan administrasi dan kondisi fisik barang di lapangan.
Melalui penataan dan pembersihan aset secara berkala, Lapas Perempuan Palembang berharap pengelolaan BMN di lingkungan jajarannya menjadi lebih efektif serta mampu mendukung penyelenggaraan administrasi pemerintahan yang profesional.
Pewarta: M. Imam Pramana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026