Keputusan terpilihnya Ngatino ditetapkan dalam Musyawarah Nasional (Munas) PP KBI yang berlangsung di Hotel Aloft, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (28/7/2026).

Ia mengantongi dukungan solid dari 21 Pengurus Provinsi (Pengprov) dari total 27 Pengprov yang hadir.

Ngatino menegaskan, fokus utamanya di periode ketiga ini adalah melakukan pembenahan menyeluruh dari hulu ke hilir demi masa depan atlet dan organisasi.

"Fokus kita adalah bagaimana memajukan prestasi kickboxing Indonesia di kancah internasional, bukan terus-menerus meributkan urusan internal. Kita harus menatap ke depan," kata Ngatino seusai Munas.

Untuk mewujudkan transformasi tersebut, Ngatino telah merancang sejumlah agenda strategis transformasi yang bakal dieksekusi dalam waktu dekat.

Pertama, akan melakukan evaluasi total kepengurusan. Di mana PP KBI bakal menertibkan keaktifan pengurus di tingkat Pengprov, Pengcab, hingga camp/klub.

Ngatino menekankan pentingnya peran riil di lapangan ketimbang sekadar nama di atas kertas.

https://www.akurat.co/arena/824237/sea-games-kick-boxing-indonesia-sumbang-total-6-medali-dengan-1-emas-jika-tidak-dicurangi-bisa-lebih

Berikutnya yang kedua akan melakukan digitalisasi database atlet. Hal ini dilakukan agar sistem pendataan atlet dan pelajar diperketat dan diintegrasikan secara terstruktur guna mempermudah pola pembinaan jangka panjang.

Selanjutnya, poin ketiga PP KBI akan memasukkan kickboxing ke dalam ekosistem olahraga perguruan tinggi melalui ajang Campus League untuk menjaring talenta dari kalangan mahasiswa sebagai terobosan inovasi teranyar.

Keempat akan melakukan integrasi jalur amatir dan profesional. Di mana sistem poin dari kejuaraan profesional nantinya dapat diintegrasikan secara fleksibel ke dalam kriteria Seleksi Nasional (Seleknas).

Sedangkan yang terakhir, PP KBI bakal mengawal partisipasi atlet pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII, Pekan Olahraga Bela Diri 2026, hingga kejuaraan level Asia dan dunia.

Ngatino membeberkan bahwa dirinya sebenarnya tidak berniat mencalonkan diri lagi sejak setahun lalu demi mendorong regenerasi.

Ia bahkan sempat berkomunikasi dengan Ketua Dewan Pembina PP KBI, Airlangga Hartarto dan Menteri UMKM Maman Abdurrahman.

Namun, dinamika internal dan dorongan dari Dewan Pembina membuatnya kembali turun tangan demi menjaga stabilitas organisasi.

"Saya maju kembali bukan karena keinginan pribadi atau haus kekuasaan, melainkan atas arahan Ketua Dewan Pembina demi menyelamatkan dan menjaga kelangsungan organisasi PP KBI agar tetap profesional," tegasnya.

Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan, Sehat Damanik, mengonfirmasi bahwa dari tiga pendaftar, hanya Ngatino yang memenuhi syarat administratif lengkap dengan dukungan 7 Pendiri dan 21 Pengprov sah.

Legitimasi Munas ini makin kuat dengan hadirnya perwakilan pemangku kepentingan olahraga nasional.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, dalam sambutan yang dibacakan Asdep Olahragawan Elit Dr Budi Ariyanto Muslim, mendorong PP KBI untuk terus menjaga tata kelola yang adaptif dan profesional.

"Pemerintah berkomitmen mendukung peningkatan prestasi olahraga nasional. Melalui Munas ini, kami berharap lahir kepengurusan yang solid dan fokus pada pembinaan atlet menuju berbagai kejuaraan internasional," urai Menpora.

Dukungan serupa disampaikan Komite Eksekutif NOC Indonesia Jadi Rajagukguk serta Staf Ahli Ketua Umum KONI Pusat Sadik Algadri, yang mengapresiasi capaian prestasi kickboxing Indonesia di SEA Games Thailand 2025 (satu emas, satu perak, empat perunggu) dan Kickboxing Cup 2025 (empat emas, dua perunggu).

"Ini Ketua Umum yang sah. Marilah kita melangkah ke depan, fokus mengembangkan dan meningkatkan prestasi kickboxing Indonesia," tutup Sadik Algadri.