Menag minta percepatan program MBG untuk santri pondok pesantren
...Pondok pesantren ini boleh dikatakan paling memerlukan sentuhan tetapi ternyata baru satu persen tersentuh program ini
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Agama meminta ada akselerasi untuk mempercepat perluasan jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para santri pondok pesantren, madrasah, serta lembaga pendidikan keagamaan lainnya di Indonesia.
Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam konferensi pers selepas rapat terbatas membahas Perbaikan Tata Kelola MBG di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa santri pondok pesantren khususnya juga membutuhkan namun jumlah yang menerima manfaat dalam program tersebut sejauh ini masih sangat minim.
"Pondok pesantren ini boleh dikatakan yang paling memerlukan sentuhan, tetapi ternyata baru satu persen yang bisa tersentuh oleh program ini," kata dia yang mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam konferensi pers itu.
Nasaruddin mengaku optimistis dengan adanya dukungan dari kementerian/lembaga terkait tantangan yang ada bisa teratasi dan mempercepat penyelesaian pemenuhan gizi ini.
Baca juga: Inkopontren siapkan pesantren jadi rantai pasok Kopdes hingga MBG
Khususnya, dia menekankan bahwa keyakinan tersebut juga disematkan kepada struktur kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) baru yang beberapa hari terakhir bergerak cepat dengan fokus utama melakukan penyelarasan data penerima manfaat.
Kemenag menilai pendataan terintegrasi mulai dari jumlah sasaran santri penerima manfaat dan zonasi wilayah sebarannya adalah yang paling penting dan masih menjadi tantangan dibalik capaian program MBG dilingkungan pendidikan keagamaan.
Data Kemenag sendiri mencatat data jumlah santri di Indonesia saat ini ada lebih dari 6,2 juta jiwa yang tersebar di 42 ribu lembaga pendidikan pesantren.
"Dan dengan demikian kalau data kita tepat, maka saya kira gampang sekali kita mengurai permasalahan," cetusnya, seraya memastikan bahwa Kementerian Agama akan bersikap proaktif dalam memfasilitasi kerja sama antara BGN dengan seluruh jaringan pondok pesantren dan madrasah guna mengejar target pemenuhan gizi para santri.
Baca juga: Dapur SPPG di Pesantren perkuat ekonomi mandiri lewat usaha produktif
Baca juga: Pesantren bisa bangun dapur SPPG untuk percepatan penerima manfaat
Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.