Jakarta, CNN Indonesia --

Jonatan Christie bakal menjadi pebulutangkis nomor satu dalam peringkat BWF meski tidak menjadi pemenang dalam Kejuaraan Dunia BWF 2026. Mengapa demikian?

Jonatan sudah tersingkir pada babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF pada Kamis (20/8). Skor 21-11, 12-21, 18-21 saat menghadapi Rasmus Gemke membuat Jonatan harus kembali gagal mewujudkan mimpi jadi juara dunia.

Terlepas dari kekalahan itu, Jonatan dipastikan bakal menempati peringkat ranking 1 dunia dalam daftar pebulutangkis yang akan dirilis BWF pada Selasa (25/8) mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pilihan Redaksi

  • Ranking BWF: Jonatan Christie Bakal Jadi Pebulutangkis Nomor 1 Dunia
  • Marc Marquez Beri Semangat untuk Veda Ega usai Latihan Bersama
  • Kim Sang Sik: Ronaldo atau Messi Tidak Bisa Bobol Kiper Vietnam

Mengapa Jonatan bisa menempati peringkat nomor satu dunia walau Gagal di Kejuaraan Dunia BWF 2026?

Yang patut diingat adalah ranking dunia tidak hanya berdasarkan pada kejuaraan yang sedang berlangsung menjelang perilisan daftar ranking dunia.

Ranking dunia BWF berisi poin dari 10 turnamen terbaik dalam satu tahun atau 52 pekan terakhir.

Perbaikan prestasi dalam sebuah turnamen yang sama bakal menghadirkan lonjakan poin.

Dalam satu tahun atau 52 pekan terakhir, Jonatan mengalami lonjakan poin lantaran bisa memperbaiki capaian di beberapa turnamen.

Pada 2025 Jonatan mentok di babak pertama Malaysia Open, sementara pada tahun ini Jonatan bisa menembus semifinal dalam kejuaraan di Negeri Jiran.

Selain itu Jonatan juga bisa menembus final India Open 2026, sedangkan tahun lalu terhenti di semifinal. Perbaikan prestasi Jonatan juga terlihat ketika tampil di final Indonesia Open 2026, padahal tahun lalu hanya sampai babak kedua.

Yang terakhir adalah bisa menembus perempat final China Open setelah tahun lalu gugur di babak kedua.

Jonatan sebenarnya kehilangan poin juga karena ada capaian tahun ini yang lebih jelek dibanding tahun lalu. Salah satunya adalah cuma sampai babak 16 besar Kejuaraan Dunia 2026 setelah tahun lalu bisa ke babak perempat final.

Kendati mengalami kehilangan poin, jumlah kenaikan poin Jonatan lebih banyak.

Selain itu, Jonatan juga masih mengantongi poin sebagai juara Denmark Open 2025, Hylo Open 2025, dan Korea Open 2025. Poin Jonatan dari kejuaraan itu masih belum tergeser karena turnamen-turnamen tersebut belum berlangsung tahun ini atau masih ada dalam kisaran waktu 52 pekan terakhir.

Yang membuat Jonatan bisa merangkak naik ke puncak daftar ranking dunia bukan cuma performanya sendiri. Ada pula penurunan penampilan rival.

Shi Yuqi yang sebelumnya menempati posisi nomor satu dunia akan terjun bebas ke peringkat enam karena kehilangan banyak poin lantaran tumbang pada babak pertama Kejuaraan Dunia 2026. Atlet China itu kehilangan poin karena berstatus sebagai pemenang Kejuaraan Dunia 2025.

Selain itu, rival-rival lain seperti Christo Popov, Kunlavut Vitidsarn, Chou Tien Chen, dan Anders Antonsen juga tidak maksimal di Kejuaraan Dunia 2026. Hal ini yang turut memuluskan langkah Jonatan ke posisi nomor satu dunia.

Namun yang patut diingat, Jonatan juga tak punya banyak waktu bersantai di posisi nomor satu dunia. Pasalnya, selisih poin di posisi enam besar sangat rapat dan Jonatan punya tugas tak mudah mempertahankan poin dalam tiga bulan ke depan agar tetap bisa duduk di posisi nomor satu dunia.

[Gambas:Video CNN]

(nva/ptr)