Jakarta (ANTARA) - Korban kebakaran di RT 11/RW 08, Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Sutisna mengeluhkan ijazah istri dan kedua anaknya yang tak terselamatkan saat bencana terjadi.

"Ijazah istri saya, SMK, terus ijazah dua anak saya juga. Kalau SMK-nya dua, istri sama anak yang pertama. Kalau SMP-nya, anak saya yang kedua, sama SD," kata Sutisna kepada ANTARA di lokasi, Jumat.

Selain itu, BPKB dua sepeda motor dan SIM miliknya juga ludes dilalap api.

"Kalau KTP sama Kartu Keluarga sih udah dibikin lagi kemarin. BPKB sama SIM yang belum, sama ijazah juga. Surat-surat ini kan penting ya, apalagi anak saya yang pertama baru mulai kerja," tuturnya.

Saat ditemui di lokasi, Sutisna tengah membangun kembali rumahnya yang ludes akibat kebakaran.

Nampak batu bata yang masih di bisa digunakan dari sisa rumahnya dikumpulkan dan kembali digunakan sebagai material konstruksi.

Baca juga: Legislator bantu korban kebakaran di Jelambar Jakbar dari dana pribadi

"Kalau bahannya, sebagian ya ada yang bantu. Kalau tenaga, dari daya sendiri. Tapi sebagian ada yang beli sendiri juga, belum datang semua," kata Sutisna.

Sebelumnya, Kebakaran melanda sejumlah rumah di Jalan Jelambar Utama No 27, RT 05/RW 07 Jelambar, Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat pada Senin (14/9) pagi.

Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa pihaknya menerima informasi awal pada pukul 07.59 WIB.

"Menerima informasi itu, diterjunkan tim awal, enam unit armada dengan 30 personel," kata Syaiful.

Proses pemadaman bergulir cukup alot lantaran rumah yang terbakar berada di permukiman padat.

Baca juga: Kebakaran melanda sejumlah rumah di Jelambar, 85 personel dikerahkan

Baca juga: Sudinsos-PMI salurkan bantuan logistik bagi korban kebakaran Jelambar

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.