Nova Widianto ingin ganda campuran manfaatkan penurunan dominasi China

Kamis, 10 September 2026 20:09 WIB

Image Print

Pelatih ganda campuran Indonesia Nova Widianto Menjawab pertanyaan awak media dalam acara Media Day Pelatnas PBSI di Jakarta, Kamis (10/9/2026). (ANTARA/Aloysius Lewokeda)

Jakarta (ANTARA) - Pelatih ganda campuran Indonesia Nova Widianto menginginkan agar anak-anak asuhannya memanfaatkan momentum menurunnya dominasi China di nomor tersebut dengan menorehkan prestasi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

"Persaingan sekarang di ganda campuran saya lihat agak tak menentu. Banyak pasangan China yang agak menurun nih. Jadi kita harus manfaatkan itu," kata Nova Widianto dalam acara Media Day Pelatnas PBSI di Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan bahwa China gagal merebut gelar juara dunia pada 2025 dan 2026. Selain itu, pada ajang China Masters 2026, tim dari Negeri Tirai Bambu itu hanya meloloskan satu pasangan ke final.

Nova mengatakan bahwa biasanya China selalu meloloskan minimal dua pasangan dalam ajang tersebut. Hal tersebut menjadi indikasi penurunan dominasi ganda campuran.

Selain itu, kata dia, ganda campuran Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong juga telah mengumumkan pensiun sejak meraih juara di Olimpiade Paris 2024 yang membuat persaingan di kelas tersebut semakin terbuka.

Menurutnya, persaingan di sektor ganda campuran saat ini sudah mulai merata sehingga membuka peluang bagi Indonesia untuk menorehkan prestasi di ajang Asian Games 2026.

"Enggak ada yang terlalu dominan lagi jadi kita harus manfaatkan lah kesempatan ini," katanya.

Pada Asian Games 2026, Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PP PBSI) mempercayakan sektor ganda campuran Indonesia diisi oleh Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah serta Nikolaus Joaquin/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Pada tunggal putra perseorangan, PBSI menurunkan Jonatan dan Alwi, sedangkan Moh Zaki Ubaidillah serta Muhamad Yusuf menjadi bagian dari skuad beregu.

Komposisi serupa diterapkan pada tunggal putri. Putri Kusuma Wardani dan Thalita Ramadhani Wiryawan akan turun pada nomor perseorangan, sementara Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dan Mutiara Ayu Puspitasari memperkuat tim beregu.

Selain itu, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mengisi nomor ganda putra perseorangan. Kemudian, pada ganda putri, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menjadi dua pasangan yang diturunkan.

Nomor beregu bulu tangkis Asian Games dijadwalkan berlangsung pada 20-24 September, kemudian dilanjutkan nomor perorangan pada 25-29 September.

Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026