Pulau Punjung (ANTARA) - Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, menggelar Pawai budaya dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (27/8).

Kegiatan tersebut menjadi momen memperkenalkan tradisi, kesenian, serta keberagaman budaya yang tumbuh dan diwariskan secara turun-temurun di tengah masyarakat Nagari Sikabau.

Pawai budaya memulai start dari Pasar Tradisional Sikabau, dan berakhir di Kantor Koperasi Sawit Pusako Ninik Mamak setempat nagari setempat.

Kegiatan itu tidak hanya menjadi seremoni peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenang kembali akar budaya sekaligus memperkuat rasa bangga terhadap identitas nagari.

Beragam penampilan budaya, pakaian tradisional, kesenian, serta kreativitas masyarakat turut memeriahkan sepanjang perjalanan pawai. Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan berbagai unsur nagari, mulai dari anak-anak, generasi muda, tokoh masyarakat, pelaku seni hingga komunitas Suku Anak Dalam (SAD).

Kehadiran seluruh elemen masyarakat tersebut menjadi gambaran bahwa budaya Nagari Sikabau terus hidup di tengah masyarakat. Toleransi dalam kehidupan beragama serta perbedaan status sosial tidak menjadi penghalang untuk hidup berdampingan dalam kehidupan bermasyarakat.

Pawai budaya juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antar seluruh kalangan. Masyarakat dari berbagai latar belakang menyatu dalam semangat dan tujuan yang sama untuk menjaga kebersamaan serta melestarikan budaya lokal.

Di tengah perubahan zaman, masyarakat Nagari Sikabau menunjukkan bahwa kemajuan tidak harus membuat budaya lokal ditinggalkan. Sebaliknya, tradisi dapat menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan sekaligus memperkenalkan jati diri nagari kepada masyarakat yang lebih luas.

Salah seorang ninik mamak setempat, Herianto berharap kegiatan tersebut dapat terus menjadi agenda yang menjaga warisan leluhur, menghidupkan kreativitas generasi muda, serta memperkuat persatuan masyarakat.

Ia menambahkan pawai budaya juga menjadi sarana penyampaian aspirasi kepada pemerintah bahwa Nagari Sikabau dan Kabupaten Dharmasraya pada umumnya memiliki beragam warisan budaya leluhur yang harus dijaga dengan baik.

“Kami selaku ninik mamak mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Nagari Sikabau yang ikut serta dan menyukseskan kegiatan ini. Terima kasih juga kepada pihak kepolisian, TNI, dan pihak terkait lainnya yang telah mengawal jalannya pawai," katanya.

Wali Nagari Sukabau, Abdul Razak mengatakan melalui pawai budaya, masyarakat tidak hanya merayakan budaya, tetapi juga menitipkan pesan kepada generasi mendatang agar tidak melupakan asal-usul.

Ia mengatakan sebanyak 17 kontingen ambil bagian dalam pawai tersebut, mulai dari perwakilan jorong, lembaga pendidikan, hingga komunitas Suku Anak Dalam yang bermukim di ulayat Nagari Sikabau.

“Jangan pernah melupakan asal-usul, karena budaya adalah identitas yang membuat sebuah nagari memiliki jiwa,” demikian pesan yang mengemuka dalam kegiatan tersebut