Goncalo Ramos

Perbesar

Penyerang AC Milan asal Portugal bernomor punggung 9, Goncalo Ramos (tengah), merayakan gol yang mengubah kedudukan menjadi 2-3 bersama rekan-rekan setimnya dalam pertandingan persahabatan pramusim antara Manchester United dan AC Milan di Tarczynski Arena, Wroclaw, Polandia, pada 15 Agustus 2026. (Sergei GAPON/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Lima pertandingan Serie A 2026/2027 telah berlalu dan Opta mulai merilis proyeksi terbaru mengenai persaingan di klasemen akhir. Prediksi tersebut memberi gambaran awal mengenai posisi AC Milan setelah melalui fase pembuka musim.

Opta menggunakan data historis dan statistik untuk menghitung kemungkinan setiap tim finis di posisi tertentu. Meski masih ada perjalanan panjang, simulasi tersebut sudah memberikan indikasi mengenai peluang Milan mengamankan tiket Liga Champions.

Hasilnya cukup berat bagi Rossoneri karena mereka diproyeksikan hanya mengumpulkan 63,96 poin atau sekitar 64 poin. Angka tersebut membuat Milan diperkirakan berada di luar zona empat besar pada akhir musim.

Situasi serupa juga terlihat dalam peluang Milan meraih trofi Eropa. Opta memperkirakan kesempatan Diavolo menjuarai Liga Europa musim ini berada di bawah enam persen.

Milan Diprediksi Kesulitan Tembus Empat Besar

AC Milan

Perbesar

Pemain AC Milan Alphadjo Cisse (kiri) merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Juventus dalam pertandingan Serie A di Turin, Italia, Minggu, 7 September 2026. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Data yang dilaporkan Corriere dello Sport menyebut Milan memiliki peluang 37,24 persen untuk lolos ke Liga Champions 2027/2028. Proyeksi Opta menempatkan Ruben Amorim dan anak asuhnya pada raihan sekitar 64 poin di akhir musim.

Como dan Juventus justru diproyeksikan finis dengan perolehan poin lebih tinggi. Como diprediksi mengoleksi 67,70 poin, sedangkan Juventus mencapai 67,13 poin dengan peluang lolos ke Liga Champions masing-masing 52,56 persen dan 51,19 persen.

Lazio dan Napoli juga berada dalam persaingan berdasarkan simulasi tersebut. Keduanya diproyeksikan mengakhiri musim dengan masing-masing 62,75 dan 61,53 poin.

Proyeksi ini tentu masih dapat berubah seiring bertambahnya jumlah pertandingan yang dimainkan. Namun, setelah lima giornata, Opta sudah menempatkan Milan dalam posisi yang menunjukkan bahwa perjuangan menuju empat besar akan menjadi tantangan besar.

Inter dan Roma Jadi Kandidat Scudetto

Perbesar

Logo dan ilustrasi Inter Milan. (AFP/Giuseppe Cacace)

Di papan atas, Opta memprediksi persaingan gelar Serie A akan melibatkan Inter dan Roma. Nerazzurri diproyeksikan mengakhiri musim dengan 78,18 poin, unggul atas Giallorossi yang diperkirakan mengumpulkan 73,15 poin.

Inter juga memiliki peluang 44,67 persen untuk memenangkan Scudetto. Sementara itu, Roma berada di angka 21,74 persen dalam simulasi Opta.

Milan sendiri masih memiliki peluang untuk mengejutkan dalam perebutan gelar. Namun, persentase mereka berada di angka 5,46 persen berdasarkan simulasi terbaru setelah lima pertandingan.

Dengan musim yang masih panjang, proyeksi tersebut belum menjadi gambaran final klasemen Serie A 2026/2027. Milan masih memiliki banyak kesempatan untuk meningkatkan perolehan poin dan mengubah posisi mereka sebelum kompetisi memasuki fase penentuan.

Sumber: SempreMilan

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Baru Mendarat di Jakarta, Timnas Vietnam Langsung ke Bandung Untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sixtainability

Sixtainability

  • Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya2 jam yang lalu

    Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya
  • Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi1 hari yang lalu

    Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi
  • PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah1 hari yang lalu

    PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah
  • Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton3 hari yang lalu

    Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton
  • 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi4 hari yang lalu

    1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi
  • Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan5 hari yang lalu

    Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan
  • Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan5 hari yang lalu

    Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan
  • Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru5 hari yang lalu

    Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru
  • Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya5 hari yang lalu

    Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya
  • Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut1 minggu yang lalu

    Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut
  • Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan1 minggu yang lalu

    Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan
  • Bappenas Soroti Dekarbonisasi Industri dan Pembiayaan Hijau1 minggu yang lalu

    Bappenas Soroti Dekarbonisasi Industri dan Pembiayaan Hijau

Lihat Selengkapnya