Terungkap! Makna Makanan yang Ada di Balik Film Empat Musim Pertiwi
Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:41 WIB
Jakarta, VIVA – Makanan dalam film tidak selalu sekadar menjadi pelengkap adegan. Kehadirannya dapat menyimpan cerita tentang hubungan antartokoh, kenangan, hingga pengalaman hidup yang membentuk perjalanan seseorang. Hal tersebut tergambar dalam film Empat Musim Pertiwi melalui Menu Wiken, hidangan yang memiliki makna tersendiri bagi dua sahabat, Pertiwi dan Niken.
Baca Juga
Menu Wiken hadir sebagai bagian dari keseharian Pertiwi dan Niken di Warung Piring Terbang. Di balik perpaduan bahan makanan yang sederhana, hidangan ini merepresentasikan persahabatan, kreativitas, serta hubungan personal yang terjalin di antara keduanya dan Mak Ira.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Nama Wiken sendiri merupakan gabungan dari nama Pertiwi dan Niken. Penamaan tersebut memperlihatkan bagaimana makanan dapat menjadi simbol kedekatan dua orang yang berbagi cerita dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga
Bukan Sekadar Hidangan, Ini Makna Menu Wiken
Dalam Empat Musim Pertiwi, makanan memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hidangan yang disajikan dapat menjadi medium untuk memperlihatkan dinamika hubungan antarkarakter, termasuk cara mereka membangun kedekatan dan memberikan dukungan satu sama lain.
Baca Juga
Menu Wiken menjadi salah satu gambaran bagaimana kreativitas dapat tumbuh dari hubungan personal. Perpaduan makanan yang mungkin terdengar tidak biasa justru menjadi bagian dari cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Di sisi lain, makanan juga memiliki kemampuan untuk menghadirkan kembali ingatan tentang seseorang, tempat, atau masa tertentu. Sebuah hidangan sederhana dapat menyimpan kenangan yang bertahan lama karena berkaitan dengan pengalaman bersama orang-orang terdekat.
Makna tersebut membuat Menu Wiken tidak hanya berfungsi sebagai elemen visual dalam film. Hidangan ini turut membantu menggambarkan hubungan Pertiwi, Niken, dan Mak Ira tanpa harus selalu disampaikan melalui dialog.
Kehadiran makanan dalam cerita juga menunjukkan bahwa kedekatan antarmanusia dapat terbangun melalui hal-hal sederhana. Aktivitas memasak, menciptakan menu baru, hingga menikmati makanan bersama bisa menjadi bagian dari cara seseorang mengekspresikan perhatian dan kebersamaan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dari Layar Lebar ke Meja Makan
Makna personal yang melekat pada Menu Wiken kemudian diwujudkan dalam bentuk hidangan yang dapat dinikmati langsung oleh penonton. Salah satu sajian yang dihadirkan adalah Nasi Mie Wiken, yang menggabungkan nasi dan mi goreng dengan telur barendo serta keripik. Hidangan tersebut dilengkapi kuah tongseng kaya rempah yang memberikan karakter rasa tersendiri.
Halaman Selanjutnya
Perpaduan nasi dan mi goreng menjadi daya tarik karena menghadirkan dua makanan yang akrab dalam keseharian ke dalam satu sajian. Kombinasi tersebut juga mencerminkan semangat kreativitas yang menjadi bagian dari cerita Pertiwi dan Niken.