Wamen LH targetkan pemadaman TPA Galuga Bogor tuntas paling lama 2 hari - ANTARA News Megapolitan
Kalau sampai betul-betul padam, maksimum dua hari.
Kabupaten Bogor (ANTARA) - Wakil Menteri (Wamen) Lingkungan Hidup (LH) Diaz Hendropriyono menargetkan pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tuntas paling lama dua hari.
“Kalau sampai betul-betul padam, maksimum dua hari,” kata Wamen Diaz setelah meninjau lokasi kebakaran TPA Galuga, Cibungbulang, Selasa.
Wamen Diaz menjelaskan api di permukaan telah dapat dikendalikan, tetapi titik panas diperkirakan masih tersimpan di dalam timbunan sampah sehingga proses pemadaman dan pendinginan harus dilanjutkan.
Pemadaman dari udara menggunakan helikopter pemboman air dijadwalkan berlanjut hingga Rabu (9/9). Pada Selasa, petugas menargetkan sekitar 10 kali penyiraman dari udara.
Baca juga: Bupati Bogor nyatakan seluruh titik api di TPA Galuga berhasil dipadamkan
Baca juga: Tiga isu menonjol di Bogor Raya, Selasa (8/9/2026)
“Hari ini kira-kira 10 kali water bombing. Sekarang sudah enam kali, nanti sampai sore, kemudian besok dilanjutkan lagi,” ujar Wamen Diaz.
Menurut dia, penyiraman dari udara perlu dilanjutkan karena kebakaran timbunan sampah berbeda dengan kebakaran lahan biasa. Api dapat tersimpan di dalam tumpukan meski kobaran tidak lagi terlihat di permukaan.
Setelah proses water bombing, petugas akan mengerahkan alat berat berupa buldoser dan ekskavator untuk membongkar tumpukan sampah yang masih menyimpan panas.
Tumpukan tersebut kemudian disemprot air secara bersamaan agar titik panas di bagian dalam dapat dipadamkan dan tidak kembali memicu kebakaran.
Baca juga: Bupati sebut kebakaran TPA Galuga Bogor sudah bisa dikendalikan
“Kalau hanya disiram dari atas, bagian dalamnya masih bisa menyala. Jadi, sampah harus dibuka menggunakan alat berat kemudian langsung disemprot,” kata Wamen Diaz.
Ia mengatakan pemerintah akan melakukan pemulihan kawasan setelah proses pemadaman selesai. Langkah itu diperlukan agar aktivitas TPA dapat kembali berjalan dan kejadian serupa tidak terulang.
Kebakaran di kawasan TPA Galuga terjadi sejak Senin (7/9) sekitar pukul 16.00 WIB. Api berasal dari lahan pertanian yang bersebelahan dengan TPA, kemudian merambat ke area pembuangan sampah lama yang sudah tidak digunakan.
Pemadaman melibatkan lebih dari 100 personel gabungan dari pemerintah daerah, TNI, Polri, serta unsur lainnya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.